bachtiarpdicki

This WordPress.com site is the bee's knees


Leave a comment

Inspirasi Ramadhan 12 Juni 2017 – Ust. Tengku Hanan Attaki (Pemuda yang Dirindukan Surga)

๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ

IMG_20170612_133532

๐Ÿ‘จ๐Ÿฝโ€๐Ÿซ : Ust. Tengku Hanan Attaki (Founder The Shift Pemuda Hijrah)
๐Ÿ•Œ : Masjid Salman ITB
๐Ÿ•ฐ : 12.30 – 14.30

Ringkasan Materinya:

  • Pemuda yg dirindukan oleh surga mengambil contoh (suritauladan) dari sahabat-sahabat (radiallahu ‘anhu) pada zaman Nabi Saw.
  • Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan, selama penampilannya tersebut tidak keluar syariat. Cerita pengalaman ust. Hanan ketika shalat diimami oleh anak muda dengan penampilan berkaos di salah satu musholla/ masjid suatu Mall, yang membuat ustadz ber-suudzon (berburuk sangka) mengenai bacaan shalatnya. Dalam hati pak ustadz berkomentar, “Hmm, palingan surat yg dibaca hanya tri-qul (QS. Al-Ikhlas, Al-Falaq atau An-Naas)”. Akan tetapi, ayat-ayat (surat) yg dibaca ternyata ayat-ayat yang uncommon (tidak umum)/ yg jarang dibaca ketika shalat berjamaah.
  • Oleh karena itu, diutamakan khusnudzon (berbaik sangka), tidak boleh suudzon (berburuk sangka). Kalau melihat penampilan seperti cerita diatas saja kita harus ber-khusnudzon apalagi kalau ada org yg memakai gamis misalnya, maka harusnya kita lebih ber-khusnudzon (lebih berbaik sangka).
  • Misinya Ust. Hanan ingin menghilangkan gap antara dakwah Islam dan realitas anak muda saat ini. Ditemukan formulanya, salah satunya setelah dibentuk Pemuda Hijrah (The Shift).
  • Abdullah ibn. Abbas ra. merupakan contoh jomblo fii sabilillah karena banyak kelebihan-kelebihan yg dicapai semasa mudanya, termasuk menjadi seorang hafidz diusia 10 tahun. (Huft, serasa hanya butiran debu.. -.-“)
  • Membantu menyelesaikan hajat seorang muslim sampai selesai itu lebih baik daripada itikaf di masjid Nabawi selama sebulan penuh. (Masjid Nabawi merupakan masjid terbaik ke-3 setelah masjid Ka’bah dan Al-Aqsa)

Dari Ibnu โ€˜Umar, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููŽุนูู‡ูู…ู’ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู , ูˆูŽุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุงู„ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุณูุฑููˆุฑูŒ ุชูุฏู’ุฎูู„ูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุณู’ู„ูู…ู , ุฃูŽูˆู’ ุชูŽูƒูŽุดููู ุนูŽู†ู’ู‡ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ , ุฃูŽูˆู’ ุชูŽู‚ู’ุถููŠ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฏูŽูŠู’ู†ู‹ุง , ุฃูŽูˆู’ ุชูŽุทู’ุฑูุฏู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฌููˆุนู‹ุง , ูˆูŽู„ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุดููŠูŽ ู…ูŽุนูŽ ุฃูŽุฎู ูููŠ ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ุชูŽูƒูููŽ ูููŠ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ูŠูŽุนู’ู†ููŠ ู…ูŽุณู’ุฌูุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉู ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง

โ€œManusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beriโ€™tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh.โ€ (HR. Thabrani di dalam Al Muโ€™jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaamiโ€™ no. 176). (Sumber: https://rumaysho.com/7369-membuat-orang-lain-bahagia.html)

  • Dalam dakwah, beritahukanlah berita/ kabar gembira terlebih dahulu sebelum peringatan-peringatan yang diberitahukan/ disampaikan. Karena Islam itu sebenarnya mempermudah.
  • QS. Nuh di Al-Qur’an hanya hampir 1 lembar, tetapi rentang lama dakwah yang dilakukan Nabi Nuh As. selama 950 tahun. Setelah sekian lama berdakwah, baru berdoa untuk keselamatan umatnya karena janji Allah yang akan menurunkan bencana banjir dizamannya. (Dan banyak kaumnya yang mengingkari kebenaran berita/ dakwah dari Nabi Nuh As.)
  • Islam itu memudahkan dalam syariatnya, salah satunya syariat yang mudah yaitu nikah (termasuk salah satu ibadah). Contoh lain kemudahan syariat dalam Islam, yaitu: sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah (HR. Abu Daud).
  • Nabi Saw. dan istrinya Aisyah ra. pernah menonton “Habbasyah Fest” (semacam Festival pada zamannya ketika itu), tetapi tujuan utama Aisyah ra. bukan ingin menonton acara disana tetapi lebih ingin memperlihatkan ke masyarakat muslim mengenai kedekatan hubungan (kemesraan) Nabi Saw. dan Aisyah ra.
  • Seharusnya dunia dan surga itu sepaket, mencari surga dengan beramal di dunia. Taat ketika lagi di masjid, taat ketika bekerja, taat ketika di kampus, taat ketika bermain dan taat dikondisi-kondisi lainnya. Mari melihat Islam lebih menyeluruh dan komprehensif.
  • Closing statement: segera nikah (duh, ustadz -.-“), kalau ditolak bikin yang nolaknya putus asa, jadilah pantang menyerah.
  • Apabila kita duluan masuk ke surga duluan, tolong mention @ustadzhananattaki untuk diajak ke surga (permintaan ustadz sendiri untuk meminta syafaat kepada kita, apabila ada salah satu diantara kita yang masuk surga duluan).

 

๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ๐ŸŒฆ

Advertisements


Leave a comment

Powerful Qiyam, โ€œPengen Bisa Nangis Saat Sholatโ€ฆโ€

Kajian Iโ€™tikaf tgl. 09 Juli 2015/ 23 Ramadhan 1436 H:

(oleh: Ust. Hanan Attaqi, Lc.)

20150709_231423Sungguh indah rasanya apabila kita bisa menangis ketika shalat. But, how is it come..? Ini kayaknya berkaitan dengan shalat khusyuk deh.. Kalau begitu, pengeen.. ๐Ÿ˜€ (Mungkin inilah awalnya dalam pikiran saya ketika membaca judul kajian Iโ€™tikaf pada sore hari itu yang menstimulasi dan mendorong saya untuk mencoba ikut Iโ€™tikaf di masjid Al โ€“ Irsyad, malam itu โ€“note: ternyata judul kajian lengkapnya ada tambahan Powerful Qiyam yah.. so, in this case, it will happen especially when in Qiyamul lailโ€™s pray. โ€œIf u could cry in the otherโ€™s pray except Qiyamul lail, you are so great.. :Dโ€, said Ust. Hanan Attaqi, Lc.โ€“. Terlebih, suasana masjidnya yang seolah mencerminkan/ berusaha memperlihatkan tampilan ke-elegan-an, kecantikan, kekuatan dan keasrian (yang seolah terkumpul menjadi satu) yang disuguhkan bagi masyarakat yang akan/ sedang beribadah.

Kulyaa ibaadi yaa ashrafu (Orang-orang yang berlebihan dalam dosa).. Dimulai dengan kutipan ayat inilah, ust. Hanan mengawali kajian. Dan, kenapa mengambil kata โ€œkulyaa ibaadi..โ€ (diambil dari kata abid atau orang-orang yang beribadahโ€ฆ), bukan dari kata โ€œnaas.. (manusia)โ€ atau bahkan โ€œkaafirun.. (kafir)โ€? Seolah secara implisit, Allah yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun masih akan memberi ampun bagi orang-orang yang berlebihan dalam dosanya.. Allahu akbar.. (Tissue, mana tissue hhe..)

Dalam QS. Ibrahim, ada ayat yang menjelaskan bahwa Allah memanggil kita untuk bertaubat kepadanya. โ€œAllaahu yuriidu โ€˜alaikumโ€ฆ โ€ฆ โ€˜ala anfusihim (maaf, kalau salah.. :D).โ€ Jadi, sebenarnya Allah Swt. di dalam Al-Qurโ€™an secara terang-terangan memanggil kita, yang Care kepada kita duluan.. Padahal kita orang yang berdosa, kotor dan hina. Engkaulah sebaik-baik yang Memanggil.. Dan, orang yang bertaubat? Seperti orang yang tidak pernah berbuat dosa.. (Wallahu โ€˜alam bisshawab.. :D). Indikasi bukti/ tanda taubat kita diterima adalah ketika kita bersungguh-sungguh dengan hati berniat meminta taubat/ meminta ampun karena takut kepada Allah Swt.

Dan, tahukah kalian sebesar apakah kasih sayang Allah Swt.? Dalam salah satu hadits (maaf, tidak mencantumkan hadits aslinya, mohon maklum hhe), terdapat hadits yang isinya menjelaskan bahwa kasih sayang Allah Swt. kepada hambanya melebihi kasih sayang ibu kepada anaknya. Mungkin umpamanya kita bisa mengambil contoh dari peristiwa sekarang-sekarang ini kali ya.. seperti, beredarnya video unggahan di jejaring sosial (FB) dimana induk kelinci yang โ€œmenghajarโ€ seekor ular karena telah memakan anaknya? Kasih sayang Allah Swt. terhadap hamba-Nya, melebihi kasih sayang induk kelinci tersebut terhadap anaknya.

Cara Powerful Qiyam (nangis ketika shalat):

  1. Ketika shalat, ingat segala dosa-dosa kita yang telah lampau. (Tetes yang dicintai Allah: a. Tetes darah โ€œfii sabilillahโ€, b. Tetes tangis yang takut kepada Allah.)

[Story: Dipaparkan suatu cerita, terdapat seorang pemuda yang sudah melakukan banyak dosa besar (judi, minum-minuman keras, durhaka kepada orang tua, membunuh, tetapi diceritakan masih tidak menyekutukan Allah Swt.), ketika akan meninggal mewasiatkan kepada keluarganya untuk membakar jasadnya dan menerbangkan abunya saking takutnya terhadap Allah Swt, termasuk Azab Kubur. Tetapi, pemuda tersebut ternyata masuk surga dengan 1 perasaan yaitu takut kepada Allah Swt. Wallahuโ€™alam bisshawab.. mari kita ambil โ€œibrahโ€/ pelajarannya saja dari cerita ini.]

  1. Berusahalah untuk melibatkan hati kita ketika mendengar tilawah Al-Qurโ€™an Imam.

[Story: Masuk surganya pemuda muโ€™alaf Rusia karena membaca dengan hati mushaf Al-Qurโ€™an (Al-Qurโ€™an tersebut merupakan Al-Qurโ€™an yang baru hasil pemberian di salah satu masjid Kairo, Mesir. Dimana, pemuda tersebut hanya membuka mushaf, melihat dan menutupnya kemudian tersenyum serta mendekap mushaf tersebut seraya berkata inilah Firman Tuhan saya (Dikarenakan tidak bisanya pemuda tersebut membaca Al-Qurโ€™an). Dan kemudian, pemuda Rusia tersebut tidak lama meninggal dunia dalam kondisi mencintai Al-Qurโ€™an seperti cerita di atas. Masya Allah.. (Wallahu โ€˜alam bisshawab) (Tissue.. mana tissue? Daritadi belum ketemu hhe.. :โ€™D)]

  1. Doโ€™a ketika qunut witir. (Qunut Witir, diceritakan oleh Ust. Hanan, apabila di Mesir bisa lebih panjang dari terawih/ shalat malamnya sendiri) (Mungkin karena doa qunut yang dibacakan imam doโ€™a-doโ€™a mohon ampun sehingga banyak makmum yang menangis dalam shalatnya)

Alhamdulillah, thanks for your attention.. ๐Ÿ˜€