bachtiarpdicki

This WordPress.com site is the bee's knees


Leave a comment

Berbagai Keuntungan dan Tips Merutinkan Olahraga Lari (Running) Bagi Kesehatan Tubuh (Diselipkan Salah Satu Momen Lari Berkesan :D)

This slideshow requires JavaScript.

I can’t say enough about the connection between body and mind; when you stimulate your body, your brain comes alive in ways you can’t simulate in a sedentary position. The brain is an organ, tied integrally to all the other systems in the body, and it’s affected by blood flow, neural transmission, all the processes you undergo when you put your body through its paces.” (Twyla Tharp, 2005)

Olahraga (exercise) merupakan usaha fisik yang dilakukan terutama bertujuan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Salah satu olahraga yang hemat dalam pengeluaran dan simpel (tidak memerlukan banyak persiapan alat atau suatu instrumen olahraga lainnya), tapi memiliki banyak sekali manfaat, khususnya dilihat dari sisi kesehatan, contohnya: olahraga lari (running/ jogging).

Olahraga lari merupakan bentuk olahraga aerobic. Aerobic berarti ‘dengan oksigen’ – istilah olahraga aerobic berarti suatu aktivitas fisik yang memproduksi energi dengan mengkombinasi oksigen dengan glukosa darah atau lemak tubuh. Olahraga lari memiliki banyak manfaat, yaitu:

  • Meningkatkan kesehatan tubuh atau fisik menjadi bugar (hasil penelitian menunjukkan olahraga lari meningkatkan kolesterol baik atau HDL dan meningkatkan fungsi paru-paru);
  • menurunkan berat badan;
  • mencegah penyakit (menurunkan resiko kanker dan stroke, banyak tenaga kesehatan merekomendasikan olahraga lari untuk orang-orang yang menderita Diabetes tahap awal, tekanan darah tinggi dan osteoporosis dan juga terbukti membantu menurunkan resiko sakit jantung dengan mempertahankan elastisitas pembuluh darah arteri dan memperkuat jantung);
  • Meningkatkan sistem imunitas tubuh ditunjang dengan paparan sinar ultraviolet (UV) matahari pada pagi hari [saya ambil salah satu contohnya dari hasil penelitian yang tidak disengaja yang dilakukan Prof. Andreanus Soemardji A. (salah satu dosen Farmakologi-Toksikologi Klinik ITB) ketika mengadaptasikan (aklimatisasi) hewan uji yang diperolehnya dari laboratorium di luar ITB yang mengalami kematian yang belum diketahui penyebabnya. Setelah melakukan pengamatan pada gejala di kulit dan sikap lainnya pada hewan uji tersebut serta berbekal sumber referensi yang pak Andre miliki. Akhirnya, diketahui penyebabnya, yaitu salah satu jenis virus Herpes. Prof. Andre kemudian mencoba memaparkan seluruh hewan uji yang masih hidup tersebut dengan cahaya “ultraviolet” pada panjang gelombang tertentu yang menghasilkan kematian tikus berkurang bahkan tidak ada. Kemungkinan aktivitas virulensi dari virus tersebut berkurang dengan paparan cahaya ultraviolet pada panjang gelombang tersebut. Dimana, diketahui juga pada referensi ilmiah bahwa paparan ultraviolet (ultraviolet rays) dari matahari dapat mengaktifkan sel inflamasi (untuk memfagositosis zat asing) di kulit, termasuk virus jenis tertentu].
  • Memperkuat lutut (dan otot serta meningkatkan massa tulang lainnya juga);
  • Menurunkan resiko penyakit demensia;
  • Meningkatkan kepercayaan diri (salah satunya dikarenakan peningkatan kadar hormon dopamine yang menyebabkan rasa senang);

No one in our society needs to be told that exercise is good for us. Whether you are overweight or have a chronic illness or are a slim couch potato, you’ve probably heard or read this dictum countless times throughout your life. But has anyone told you— indeed, guaranteed you—that regular physical activity will make you happier? I swear by it.” (Sonja Lyubomirsky told in The How of Happiness)

  • Menurunkan stres;
  • Menghilangkan depresi;
  • dan manfaat lainnya bagi tubuh, pikiran dan mental kita. (lebih berenergi, lebih fokus dan lain-lain).

Beberapa tips umum bagi teman-teman yang ingin melakukan olahraga lari, yaitu:

  1. Gunakan sepatu yang sesuai, pakaian lari yang sopan (dianjurkan menjaga aurat untuk muslim hhe) dan jam tangan/ handphone untuk menentukan rentang waktu aktivitas lari akan yang dilakukan.
  2. Rencanakan rute larimu. Jika memungkinkan, pilihlah lintasan yang datar atau area berumput daripada permukaan yang keras untuk menurunkan resiko cedera.
  3. Hindari lari dipinggir jalan raya. Hal ini terutama penting jika kamu sebelumnya memiliki kondisi seperti asma, juga asap kendaraan bermotor dapat meningkatkan berbagai resiko keluhan/ penyakit pernapasan dan kardiovaskular. Hindari juga periode “peak hour” (jam sibuk), jika memungkinkan aturlah jadwalnya pada awal pagi hari atau sore hari.
  4. Pastikan melakukan pemanasan (stretching) terlebih dahulu sebelum mulai lari. Mulailah dengan jalan cepat, tentukan target yang akan dilakukan bisa berupa target rentang waktu (umumnya 10-30 menit per sesi olahraga lari) atau target finish lintasan (misal, 3 keliling lintasan lari atau dalam hitungan kilometer);
  5. Kemudian, setelah melakukan lari, frekuensi gerak langkah kaki diturunkan menjadi lebih rileks/ santai (jalan kaki biasa) sebagai pengganti pendinginan selama beberapa waktu (misal: 5-10 menit), sebelum duduk atau istirahat supaya menghindari terbentuknya varises pada sekitar bagian kaki.
  6. Pastikan tubuh kita tidak kekurangan cairan tubuh, dengan meminum banyak air putih setelah aktivitas olahraga lari.
  7. Biasakan melakukan olahraga lari ini sebagai olahraga rutin minimal 1 kali dalam seminggu (kebetulan, penulis biasa melakukannya 1 kali dalam seminggu hhe :P) atau paling tidak ada waktu untuk mengistirahatkan fisik selama 2 hari dari aktivitas berat untuk menghindari kelebihan latihan yang dapat menyebabkan cedera.

Oh iya, saya juga mau coba share salah satu momen berkesan dari aktivitas lari yang dilakukan, yaitu: ketika melakukan olahraga lari mengelilingi pulau Gili Trawangan, salah satu pulau kecil di Lombok, NTB. Momen lari ini dilakukan 2-3 keliling putaran mengelilingi pulau Gili Trawangan pada pagi hari (sekitar pukul 06.30). Dimana, pada saat itu, bertepatan dengan hari raya Idul Adha sehingga ketika melakukan olahraga lari ditemani dengan lantunan “gema takbir/ takbiran” (dari masjid-masjid yang ada disana, kalau tidak salah berjumlah hanya 3 masjid tetapi karena menggunakan sound speaker sehingga lantunan “gema takbir” cukup nyaring terdengar ke hampir seluruh pulau Gili Trawangan tersebut), yang lokasi pulau Gili-nya sendiri menjadi tempat elit wisata dengan pantainya dan pemandangan gunung Agung yang terletak di Pulau Bali, serta banyak turis-turis asing yang berdatangan. Dan, bisa dibilang rasa bahagia yang dialami pada saat itu luar biasa ^^. (Mungkin teman-teman ada yang penasaran kenapa bisa lari sepagi itu di pulau Gili Trawangan, karena saya malam sebelumnya menginap di salah satu masjid besar disana sambil melakukan gema takbir juga hhe.. alhamdulillah, bisa merasakan momen tersebut :D)

Sumber Pustaka:

  1. Tywla Tharp, Simon and Schuster. 2005. The Creative Habit, Learn It And Use It For Life. Brian Johnson’s PhilosophersNotes.
  2. Running and Jogging – Health Benefits. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/running-and-jogging-health-benefits. Diakses pada tanggal 17 Mei 2017.
  3. Jacqule Cattanach. Six Benefits of Running. http://www.active.com/running/articles/6-benefits-of-running. Diakses pada tanggal 17 Mei 2017.
Advertisements


Leave a comment

Sidang LPJ HMPF Periode 2016-2017

photogrid_1486596464609

Foto 1. (Atas) Pengurus HMPF ITB Periode 2016/ 2017, Badan Pengawas HMPF ITB Periode 2016/ 2017, Tim Formatur dan Anggota-Anggota HMPF ITB; dan (Bawah) Pengurus Divisi/ Bidang Eksternal HMPF ITB.

Bismillah, ketika pertama kali terdengar akan dibentuk Himpunan bagi mahasiswa pascasarjana  pada saat dirapatkan dengan Kaprodi Pasca SF dan perwakilan mahasiswa setiap angkatan pascasarjana, respon awalnya pasti kaget, kenapa harus dibentuk Himpunan segala seperti S1? Apakah tidak mengganggu konsentrasi akademik bagi para pengurusnya nanti setelah bergabung? Apalagi, banyak yang sudah bekerja, berkeluarga dan/ ataupun berbagai aktivitas lainnya pada masing-masing mahasiswa.

Tapi, sebenarnya dari SF sendiri ada beberapa tujuan yang baik sekali bagi para mahasiswa pasca, yang kami baru menyadarinya seiring berjalannya waktu, yaitu: berkeinginan menyelenggarakan Simposium/ Seminar sebagai wadah/ tempat publikasi paper ilmiah bagi mahasiswa pasca SF sendiri yang diinisiasi oleh kerjasama HMPF dan SF serta (kalau tidak salah) untuk meningkatkan akreditasi Prodi Pascasarjana SF. Dimana, pada periode kepengurusan kita belum dapat terlaksana untuk program kerja Simposium/ Seminar yang dimaksud, dikarenakan beberapa hal, termasuk:  kesiapan dari para pengurus (apalagi saya yang belum pernah publikasi paper ilmiah, kalau rekan-rekan pengurus lain sih banyak yang sudah hha..) dan juga momennya dirasakan belum tepat. Jadi baru diselenggarakan program-program kerja yang kira-kira dapat dilaksanakan para pengurus dan tidak terlalu memberatkan, tetapi tetap bermanfaat (insya Allah) bagi mahasiswa pasca SF.

Sebagai salah satu pengurus HMPF, yang diamanati sebagai Kadiv./ Kabid. Eksternal HMPF Periode 2016-2017 kepengurusan kemarin, ingin mengucapkan terima kasih bagi para Staff Eksternal, yang sebetulnya kedua orang ini merupakan pribadi-pribadi yang luar biasa dibanding Kadiv-nya sendiri hha.. Ada: Iwa I. H. (dari KK Keolahragaan) dan Tegar A. Y. (dari KK Farmakokimia). Dimana, Iwa ini yang dulu ketika S1 pernah menjabat sebagai Kahim di UPI dan sempat mengikuti salah satu program ke Jepang selama 2 minggu (*cmiiw) dan Tegar, seorang “Polyglot”/ berminat belajar beberapa bahasa (asing) dan pernah muncul di salah satu acara televisi (hha..) dan menyukai bidang In Silico/ Konfigurasi Struktur Molekul Kimia dalam pengobatan (*cmiiw). Sedangkan saya, malah merupakan pribadi yang banyak belajar berbagai hal dari kalian dan seluruh pengurus HMPF 2016-2017 lainnya, termasuk Purnawan P. dan Putriana R. yang berkenan meng-SK-kan Himpunan ini ke LK (Lembaga Kemahasiswaan), Badan Pengawas (Bawas) HMPF dalam memberi masukan, melakukan pengawasan dan evaluasi kegiatan terhadap para pengurus serta seluruh anggota HMPF atas masukan-masukan dan antusiasnya terhadap Himpunan kita ini. Tidak lupa juga, berbagai pihak yang berkenan melakukan program kegiatan kerjasama, seperti: Himapasca KAMIL (Keluarga Mahasiswa Islam) untuk mengadakan kegiatan bersama Edukasi Kesehatan Anak, Lomba-Lomba Keislaman dan Bakti Sosial di Kab. Bandung. Terima kasih, mas Bima (Kabid. Eksternal KAMIL) dan seluruh pengurus KAMIL atas kerjasama dan silaturahminya :).

Intinya, saya pribadi belajar banyak hal, seperti pentingnya mengendalikan stressor, belajar me-manajerial pembagian prioritas (yang akhirnya tetap keteteran dalam beberapa hal hha..), berdiskusi dalam hal akademik atau hal lainnya dan saling mengingatkan dalam kebaikan dan kebenaran (karena insya Allah pada dasarnya memang pada sholeh-sholeh) :D. Wassalamu’aikum guys, mari setelah sertijab nanti kita kembali ke akademik saja, alhamdulillah, hhe..


Leave a comment

“Sabtu Ceria Berbagi Bersama” Oleh HMPF Dan HIMAPASCA KAMIL

This slideshow requires JavaScript.

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi (HMPF) ITB dengan Himapasca Keluarga Mahasiswa Islam (KAMIL) ITB mengadakan kegiatan kerjasama Bakti Sosial, Edukasi Kesehatan Anak dan Lomba Keislaman dengan nama acara “Sabtu Ceria Berbagi Bersama” pada hari sabtu, tanggal 10 Desember 2016, mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 1 dan 2 Cicayur, Desa Cimenyan, Kab. Bandung. Dengan jumlah peserta siswa SD N 1 dan 2 Cicayur sebanyak ± 339 anak dan jumlah gabungan panitia dari HMPF dan KAMIL sebanyak ± 46 mahasiswa. Tujuan dari dilakukannya beragam kegiatan bersama ini, yaitu: a). Bakti Sosial, bertujuan memberikan bingkisan makanan jajanan sehat bagi masing-masing siswa SD dan sejumlah buku islami bagi perpustakaan SD N 1 dan 2 Cicayur; b). Edukasi Kesehatan Anak, sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap kebersihan diri dan lingkungan agar lebih aktif menjaga diri dan lingkungannya sehingga mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya masing-masing dan mewujudkan lingkungan sehat; dan c). Lomba-Lomba Keislaman, bertujuan memberikan pengetahuan dan meningkatkan kembali minat/ motivasi, kreativitas diri dan prestasi anak-anak dalam mempelajari agama Islam.

Rangkaian acara “Sabtu Ceria Berbagi Bersama” yang dilaksanakan, meliputi:

  1. Pembukaan yang disampaikan oleh Moderator (MC)
  2. Doa Pembuka oleh Rahmat Hidayat, S.Si.
  3. Pemberian Kata-Kata Sambutan, oleh: a). Perwakilan Kepala Sekolah SD Negeri 1 dan 2 Cicayur, Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.; b). Ketua Himapasca KAMIL, yaitu: Firdha Alam Cahaya, S.Si.; c). Ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi (HMPF), yaitu: Purnawan Putra Pontana, S.Si., Apt.
  4.    Acara Sesi ke-I (dari HMPF), yaitu:

            Edukasi Kesehatan Anak untuk seluruh siswa gabungan SD N 1 dan 2 Cicayur dari kelas 1-6. Edukasinya terdiri dari: Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Edukasi Perlindungan Anak dari Bahaya Kejahatan Seksual. PHBS meliputi: membiasakan anak membuang sampah dengan benar, memilih jajanan sehat dan cara cuci tangan yang baik (air bersih yang mengalir dan sabun). Edukasi Kesehatan Anak ini diakhiri dengan pemberian bingkisan jajanan sehat dan beberapa hadiah bagi siswa yang interaktif.

  1. Acara Sesi ke-II (dari KAMIL), yaitu:

            Lomba-Lomba Keislaman, yang terdiri dari: Lomba Cerdas Cermat, Lomba Hapalan Al-Qur’an dan Lomba Ceramah. Dilanjutkan dengan pemberian Piagam Sertifikat dan hadiah bagi para pemenang Lomba Keislaman (bagi seluruh peserta tetap mendapat sertifikat keikutsertaan) dan diakhiri pemberian Piagam bagi para Juri.

  1. Acara Sesi ke-III, yaitu: pemberian Plakat kepada Sekolah Dasar Negeri 1 dan 2 Cicayur atas apresiasinya dan pemberian izinnya terhadap pelaksanaan kegiatan kita.
  2. Istirahat, shalat dan makan (Ishoma) di Masjid dekat SD N 1 dan 2 Cicayur serta Evaluasi Kegiatan Bersama.
  3. Pengakraban seluruh panitia dari HMPF dan KAMIL selama ± 1 jam di tempat Wisata Alam Bukit Moko (Bukit Bintang, Dermaga Bintang dan Patahan Lembang).

          Terima kasih sebelumnya kepada Sekolah Farmasi (SF), rekan-rekan donatur dan para mahasiswa pascasarjana SF dari tiap-tiap Kelompok Keilmuan yang telah memberikan bantuan, baik berupa dana maupun materi/ barang. Semoga diberikan  balasan kebaikan yang lebih baik oleh Allah Swt. Dan juga tidak lupa, semoga jalinan silaturahmi dan kebersamaan dari seluruh rekan HMPF dan Himapasca KAMIL setelah kegiatan ini dapat terus terjaga serta hasil dari kegiatan bersama ini menghasilkan nilai manfaat baik bagi para panitianya sendiri maupun bagi seluruh siswa binaannya.


Leave a comment

Rencana Penelitian Riset (Proposal) di LPPM ITB

krik.. krik.. maaf kalau sepi, jarang update post di blog ini lagi hhe.. ^^a (mudah-mudahan ga kaku lagi kalau sudah lama enggak nulis/ ngetik nih :P)

Alhamdulillah, sebelumnya saya tertarik pada suatu ilmu atau kajian dan berencana ingin mendalami ilmu tersebut di penelitian riset nanti. Saya juga kagum pada pengajar-pengajarnya yang benar-benar menguasai ilmu tersebut dan memiliki karakteristik life-long learner, berpikiran kritis dan cara pengajarannya yang bagus dan menarik. Sayapun berencana untuk menjadikan salah satu pengajarnya yang menguasai bidang/ ilmu tersebut untuk menjadi pembimbing saya nanti ketika akan melakukan penelitian riset nanti. Eh, baiklah saya sebut saja nama dosennya… namanya Dr. Maria Immaculata Iwo (Bu Ima). (Yang sebenarnya saya diterima tetapi di semester depannya lagi (semester III nanti), karena semester ini kapasitas maksimal mahasiswa bimbingan dosen tersebut sudah penuh hhe.. ^^a).

Tak disangka, waktunya bertepatan dengan adanya pengumpulan proposal untuk research group (kelompok penelitian) dari tiap-tiap KK (Kelompok Keilmuan)/ Fakultas dari LPPM ITB, saya kurang tahu pasti. Dan saya coba direkomendasikan oleh ibunya untuk membuat proposal penelitian dari LPPM ITB periode ini supaya biaya penelitiannya ter-cover oleh pihak LPPM ITB dan memperkecil biaya dari sendiri (aduh, bu alhamdulillah hhe..). Siapa tahu kalau misalnya proposal riset penelitian ini lolos, saya bisa mengambil penelitian di semester ini (*aamiin yra. :D), yang lama penelitiannya kalau tidak salah 1 tahun penelitian ini bersama anggota tim lainnya dalam bentuk kerjasama penelitian.

Berkaitan dengan masih adanya waktu untuk pengumpulan proposal research group LPPM ITB ini, sayapun diberikan kesempatan untuk coba mencari data awal berkaitan bahan penelitian yang akan dilakukan nanti dan bekerja sama dengan bu Ima untuk membuat proposal untuk dikirim ke LPPM ITB tersebut. Research group ini terdiri atas saya, salah satu teman S2 dan salah satu teman S1 yang masing-masing tim ini berasal dari KK Farmakologi-Toksikologi Klinik. Jujur, kalau sudah mau melakukan penelitian, sebelumnya saya harus sudah menguasai bidang penelitian ini. Tapi kenyataannya, saya masih belum menguasai benar dan baru diniatkan untuk belajar terlebih dahulu agar bisa (minimal) mengerti dan memahami keseluruhan ilmunya agar hasil penelitian inipun nantinya dapat dipertanggungjawabkan dan (insya Allah) dapat bermanfaat bagi orang banyak. Program LPPM ITB yang saya coba ajukan proposalnya ini adalah:

ITB Research Program:

2. Research Group (RG) Research Program

RG Research is the research conducted by faculty staffs in one RG or a combination of several RGs in the Faculty/School in accordance with the related RG road map. The program is intended to push the growth of research that have a certain quality in their respective RG. This research is also expected to be synergized with the final project students, graduate master’s programs and doctoral dissertation research in each RG in order to build ITB as a university-based research. However, the research topic should still be within the framework of achieving the related RG roadmap. The research that is conducted in cooperation of three interdisciplinary (between RGs in the Faculty/School and across the Faculty/School) is expected. RG Research Program is a program that is intended for Research Groups (RG) at ITB in order to support and develop research activities in RG. The proposal submitted by a team of lecturers with the approval of the Chairman of RG and Dean of the Faculty/School where the Principal Investigator is located. This research distinguished by two categories: RG Research Type A with the amount of 150 million Rupiahs and RG Research Type B with the amount of 50 million rupiahs.
(Link: http://www.lppm.itb.ac.id/en/?page_id=15)

Akhir kata, semoga proposal ini dapat lolos dan kelompok penelitian ini dapat diberikan kesempatan untuk melakukan penelitiannya.. Bismillahirrohmanirrohim..

tumblr_m876apaugp1rcpca6o1_1280

2015103115236

(Dik.. kok upload gambarnya lagi hiking? iku sopo? XD… Saya: lagi kangen “kerjasama” hiking saja sama teman-teman ini, udah itu saja hha..)


Leave a comment

Acara Syukuran Wisuda Prodi Pascasarjana Sekolah Farmasi ITB, 28 Juli 2016, T.A. 2015/2016

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Foto Dokumentasi (1). Sebagian Para Wisudawan/ i dan Beberapa Staf Pengajar (Dosen) Prodi Pascasarjana SF ITB

Sekolah Farmasi ITB dan Himpunan Pascasarjana Farmasi (HMPF) ITB telah menyelenggarakan acara syukuran wisuda pascasarjana S2/ S3 Sekolah Farmasi ITB pada hari kamis, 28 Juli 2016, bertempat di selasar Lt. 2, Gedung Labtek VII, Sekolah Farmasi ITB pada pukul 11.00 – 13.30 (selesai). Dihadiri oleh para wisudawan/ wisudawati, staf pengajar (dosen), pegawai non-akademik dan beberapa mahasiswa Sekolah Farmasi ITB.

Sekolah Farmasi meluluskan sebanyak 30 mahasiswanya di periode bulan Juli 2016, tahun akademik 2015/2016. Terdiri dari 2 lulusan program Doktor dan 28 lulusan program Magister.

Syukuran wisuda juga sebagai salah satu bentuk kebanggaan, penghargaan dan sekaligus pelepasan dari HMPF ITB kepada anggotanya yang telah berhasil menyelesaikan studi di Prodi Pascasarjana Sekolah Farmasi ITB. Ketua panitia acara syukuran wisuda Prodi Pascasarjana SF ITB periode ini, yaitu: Anggi Gumilar.

Rangkaian acara syukuran wisuda yang dilaksanakan, meliputi:

  1. Pembukaan acara oleh Fauziah R. sebagai moderator (MC).
  2. Kata sambutan dari perwakilan Prodi Pascasarjana Farmasi ITB oleh Dr. Kusnandar Anggadiredja.
  3. Kata sambutan dari perwakilan Himpunan Pascasarjana Farmasi (HMPF) ITB oleh Purnawan P.
  4. Kesan dan Pesan dari perwakilan para wisudawan/ wisudawati pascasarjana Sekolah Farmasi ITB. Penyampaian kesan dan pesan dipersilahkan dari perwakilan tiap-tiap Kelompok Keilmuan (KK) Prodi Pascasarjana Farmasi ITB, yaitu: Sdri. Vinda Patricia (KK Farmakokimia), Sdri. Thidar (KK Farmakokimia), Sdri. Miftahus S. (KK Bioteknologi), Sdr. Dwianto H. N. (KK Farmasi Industri), Sdr. Abimanyu (KK Keolahragaan), Sdr. Yedy P. S. (KK Farmakologi – Farmasi Klinik).
  5. Pembacaan do’a bagi para wisudawan/ wisudawati pascasarjana Sekolah Farmasi ITB oleh Dicki Bakhtiar P.
  6. Acara ramah – tamah dan makan siang bersama (prasmanan).

Pada kesempatan tersebut, bapak Dr. Kusnandar Anggadiredja mewakili Prodi Pascasarjana Sekolah Farmasi ITB, beliau mengucapkan selamat atas pencapaian atau prestasi yang diraih seluruh wisudawan/ wisudawati sehingga mereka dapat menyelesaikan studinya di Prodi Pascasarjana Sekolah Farmasi. Beliau juga sangat mengharapkan seluruh wisudawan/ i untuk senantiasa memberikan kontribusi positif di bidangnya masing-masing sehingga secara tidak langsung dapat menjaga nama baik almamater.

Acara selanjutnya yaitu kesan dan pesan yang disampaikan oleh masing-masing perwakilan kelompok keilmuan (KK)/ program pendidikan. Pada prinsipnya, semua perwakilan menyampaikan rasa terima kasih kepada para Staf Pengajar yang senantiasa telah memberikan pengajaran, pengarahan serta bimbingan dengan sabar dan teliti sejak awal hingga mereka dapat dapat menyelesaikan studi di Sekolah Farmasi ITB, demikian pula kepada para staf/ pegawai non-akademik dan semua pihak atas dukungan dan bantuannya selama proses pendidikan di Sekolah Farmasi ITB.

Acara ditutup dengan do’a bagi para wisudawan/ wisudawati pascasarjana Sekolah Farmasi ITB, disusul dengan acara ramah-tamah dan makan siang bersama (prasmanan).

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Foto Dokumentasi (2). Acara Ramah – Tamah dan Makan Siang Bersama

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Foto Dokumentasi (3). Rekan-Rekan Panitia Acara Syukuran Wisuda, Periode Juli ’16, T.A. 2015/ 2016.


Kepanitiaan Seminar Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah

Spanduk Seminar

Gambar 1. Spanduk Acara Seminar (Credit and thanks to: Ikhwan Yuda K., Koor. Publikasi dan Dokumentasi)

Acara Seminar Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah ini terbentuk dari kombinasi inisiasi Divisi Internal Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi (HMPF) dan hasil musyawarah rapat/ diskusi terbuka dengan seluruh atau perwakilan seluruh Kelompok Keilmuan (KK) pascasarjana Farmasi ITB. Seminar ini bertujuan untuk membantu teman-teman mahasiswa pascasarjana yang berencana, sedang ataupun sudah mengerjakan penelitian/ research-nya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan praktis/ terapan serta motivasi berkaitan dengan penulisan hasil penelitian masing-masing peserta dan pemaparan serta gambaran lebih nyata mengenai kiat-kiat atau upaya dalam men-submit atau publikasi hasil tulisan penelitian ke jurnal nasional ataupun jurnal internasional.

Kegiatan seminar ini dilaksanakan dan dikoordinasi oleh para pengurus HMPF. Dimana, HMPF baru tahun ini (2016) diaktifkan kembali setelah beberapa tahun/ periode di non-aktifkan oleh pihak Sekolah Farmasi (SF) ITB. Dengan kata lain, pengurus-pengurusnya baru ditentukan periode ini dengan ketua Himpunan HMPF terpilih, yaitu: Purnawan P. Pengaktifan kembali organisasi ini diharapkan dapat menyelenggarakan program-program kerja yang sinergis ataupun menunjang terhadap mahasiswa pascasarjana Farmasi ITB dan dapat bermanfaat/ berkontribusi baik bagi pihak internal SF maupun terhadap masyarakat secara umum/ secara ilmiah.

Ah, tapi saya kagum dengan teman-teman pengurus HMPF dalam kepanitiaan acara seminar ini. Persiapan acara seminar, yang dimulai dari pengambilan keputusan atas hasil sebelumnya, inisiasi pemilihan rencana kegiatan yang sudah mempertimbangkan hasil musyawarah rapat/ diskusi terbuka dengan perwakilan seluruh kelompok keilmuan (KK) pascasarjana Farmasi ITB (Biologi Bahan Alam; Farmasi Klinik – Farmakologi dan Toksikologi Klinik; Farmasetika – Bioteknologi; Farmakokimia; Farmasi Industri dan Keolahragaan), hingga acaranya terlaksana pada hari H berlangsung kurang lebih 1 bulan 1 minggu, waktunya relatif cukup singkat (inisiasi rencana acara → pertengahan bulan April 2016; acara terlaksana → 21 Mei 2016).

Tapi, untungnya teman-teman di kepanitiaan menurut saya luar biasa kerjasamanya (termasuk via online berupa komunikasi chatting/ grup whatsapp), masing-masing berusaha untuk inisiatif dan inovatif dalam hal mengambil keputusan untuk job desk-nya masing-masing, secara mereka memang insya Allah pinter-pinter pada dasarnya hhe.. (mudah-mudahan nular ke saya  :D). Seluruh teman kepanitiaan rela membagi waktu untuk membantu kelancaran acara ini sesuai job description masing-masing divisi/ sie.-nya, meskipun dalam suasana akan menghadapi/ sedang ujian akhir semester (UAS), perkuliahannya yang intens ataupun sedang melakukan penelitian (sebagian panitia semester atas). Mudah-mudahan tidak mengganggu dan dapat tetap memprioritaskan ujian dan perkuliahannya teman-teman panitia selama kepanitiaan acara seminar ini dilaksanakan.

Acara seminar ini dilaksanakan dengan target peserta 80 mahasiswa pascasarjana Farmasi, acara berlangsung dari pukul 08.00-12.00 (bahkan sampai pukul 12.30 pada hari H), bertempat di gedung Achmad Bakrie, ruang Edukatorium Lt. 4, Labtek VII Sekolah Farmasi ITB.

Sesi I : How to Write a Scientific Paper (Prof. Dr. Satria Bijaksana)

Sesi II : How to Publish the Paper into International Pharmaceutical Journals (Dr. Heni Rachmawati, M.Si., Apt.)

Oh iya, setelah melewati kebersamaan kepanitiaan acara kemarin, jadi ingin mengutip quote ini, hhe.. :

“Hidup memang tidak bisa terlepas dari berbagai tekanan, namun semua kesulitan merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk bisa mengatasinya. Tekanan-tekanan itu sesungguhnya dapat dilihat sebagai stimulus atau dorongan yang membentuk watak, karakter dan sekaligus menentukan bagaimana seseorang bersikap terhadap sebuah kejadian.” (Agung Fatwa)

At least, thank you all for your sharing, teamworking, togetherness, and another positive things. Hopefully, this seminar have many benefits and blessings for the organizers and the participants :D.

IMG_3038

Gambar 2. Foto Dokumentasi (Sebagian) Peserta

IMG_3073

Gambar 3. Foto Dokumentasi Sebagian Panitia [Atas: Santi S., D. Putri P., Iwa I. H., Anggi G., Diki “kiddo”; Tengah: Cintya N. A., Putriana R., Susanti, Juniza S., Mutiara I., Widya D. A.; Bawah: Purnawan P., Tegar A.; Ikhwan Yuda K. (saya ikut sertakan juga meskipun berhalangan hadir karena bentrok dengan acara lain) dan Lina R. yang mudik keluar kota hha..]


Leave a comment

Drug Interaction (Interaksi Obat)

Oh, iya dibawah ini contoh mind map interaksi obat untuk beberapa obat hiperkolesterol, hipertrigliseridemia ataupun untuk mengurangi resiko serangan jantung, seperti: niacin, kolestiramin dan kolestipol. Oh iya, penggunaan mind map interaksi obat ini terinspirasi dari salah satu teman saya ketika presentasi, saya tahunya dulu pernah baca di buku ensiklopedi pendidikan atau apa gitu sekilas dari Tony Buzan mengenai mind map ini, sekarang sudah ada aplikasinya saja, keren ^^a. Makanya, saya coba buat saja dan di bawah ini hasilnya, meskipun ragu bakal diterusin bikin ginian hha, semoga membantu..

MindMap-Niacin

Sudah lama tidak posting, sesekali ingin posting berkaitan kefarmasian ah.. salah satu mengikat ilmu kan dengan menulis juga sekalian mungkin dapat sharing juga tuk teman-teman sekalian :D. Mungkin dasar-dasarnya tetapi merupakan basic yang penting…

Interaksi obat, dapat berupa menguntungkan ataupun merugikan. Pihak farmasis dan para tenaga kesehatan umumnya harus mengenali interaksi obat keduanya, baik menguntungkan untuk menambah efikasi secara adisi, sinergis dan mengurangi efek samping obat yang lain. Kalau mempelajari interaksi obat yang merugikan, kita bisa mencegah kejadian kejadian efek samping secara sinergis ataupun antagonis dari kedua obat yang dikombinasi atau bahkan lebih. Sehingga pasien terhindar dari reaksi yang merugikan dan mendapatkan kualitas hidup (quality of life) dari efikasi obat yang tepat/ sesuai.. (tetap berdo’a ya, kesembuhan tidak bergantung dari obat-obatan ataupun senyawa atau makanan yang masuk ke dalam tubuh kita ataupun pengobatan lainnya, kesembuhan dapat terjadi sesuai izin Pencipta kita, Allah Swt. Amin.)

Interaksi obat, terdiri dari berbagai macam, yaitu:

1. Interaksi obat dengan obat

Contoh: Isoniazid/ INH (obat Tuberkulosis) dengan vitamin B6 (piridoksin) à vitamin B6 mengurangi efek samping dari INH (interaksi obat yang menguntungkan).

2. Interaksi obat dengan makanan (food)

Contoh: Tetrasiklin dengan susu (mengandung Ca2+), senyawa Zinc ataupun senyawa ion metallic divalent dan trivalent lainnya à terbentuk senyawa kompleks, sehingga absorpsi tetrasiklin berkurang.

3. Interaksi obat dengan hasil/ uji laboratorium

Contoh: Exenatide (obat antidiabetes gol. Agonis GLP-1) dengan captopril à menghasilkan sebuah tes keton urine positif palsu (false positive), bila menggunakan tes nitroprusside alkaline (basa) (Ketodiastix), yang dapat mempengaruhi pemantauan kontrol diabetes.

4. Interaksi obat dengan penyakit

5. Interaksi obat dengan lingkungan

Interaksi obat juga, umumnya yang dianalisa adalah interaksi farmakokinetika [berkaitan dengan interaksi di absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi (ADME)] serta interaksi farmakodinamika (berkaitan dengan perubahan respon farmakologis ataupun fisiologis tubuh akibat interaksi obat yang terjadi).

Itu saja sih dasar-dasarnya, lebih lengkapnya mungkin bisa mempelajari di buku berkaitan dengan Interaksi Obat: Stockley’s Drug Interaction, 9th ed.; Interaksi Obat (Harkness); dan buku-buku interaksi obat lainnya ataupun langsung ke website berkaitan dengan interaksi obat, seperti: reference.medscape.com/drug-interactionchecker, drugs.com, dan lain-lain. Semoga bermanfaat :D.

Wasalamu’alaikum wr.wb..