bachtiarpdicki

This WordPress.com site is the bee's knees


Leave a comment

Alhamdulillah, I’ve been 18 years old and 8 years more experiences (#Latepost ^^a)

Doesn’t it have a cool meaning, right? Fufu.. keep yourself feel young friends, because your cells, tissues and organs in your body also regenerate regularly, even your brain cells.. Yup, maybe we have to keep reminding about how wonderful and interesting this life it be, alhamdulillah.

Hmm, by the way, what I have to write which associated with age? How about kind of cartoon film I’ve watched recently hha.. (duh ki, masa mau review mengenai Film kartun yang paparannya berkaitan dengan umur dan di bulan Ramadhan yang penuh maghfirah dan berkah ini ^^a, tapi insya Allah kok kita bisa memetik hikmahnya dari hal ini)

Haven’t you watched “Finding Dory” Film? I have watched it with my younger sister. That film teaches many things (both explicit or implicit), one of them as how to educate your daughter/ son patiently. Eventhough, their child, Dory, has suffered short-term memory loss/ short-term remember relapsed (lupa ingatan jangka pendek) but her parents keep motivate and convince Dory that “short-term memory loss” was not a big problem and can be solved. Her parents also always take her happy by singing a positive/ motivate song hha :D.. I don’t know the title exactly, but the lyrics I remember is.. “~Just keep swimming.. just keep swimming~” :D. In this film, we are taught when we always think positive and try to find a way out or solution of every problem, insya Allah, we could reach or resolve the problem. And in the end, finally, Nemo have more additional family member [exclude: Marlin (his father) and Dory], they are Dory’s parents, Hanks (the Ninja Octopus), Destiny (the Miopi/ Nearsighted Shark Whale), Signal (the Echolocation Beluga). Okay then, I think Nemo’s family complete now hha..

Finding Dory – Official International Trailer #5

Well then, to end this post, I try quoting R. B. Fuller that makes Robert T. Kiyosaki intended to learn more eventhough in his ages now (it’s told in one of Robert T. Kiyosaki’s book), namely:

 

Anda tak bisa belajar lebih sedikit.. Anda hanya bisa belajar lebih banyak” – R. B. Fuller

 

Alhamdulillah, thank you for the quote R. B. Fuller/ Robert T. Kiyosaki, mencerahkan juga menampar hhe..


Kepanitiaan Seminar Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah

Spanduk Seminar

Gambar 1. Spanduk Acara Seminar (Credit and thanks to: Ikhwan Yuda K., Koor. Publikasi dan Dokumentasi)

Acara Seminar Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah ini terbentuk dari kombinasi inisiasi Divisi Internal Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi (HMPF) dan hasil musyawarah rapat/ diskusi terbuka dengan seluruh atau perwakilan seluruh Kelompok Keilmuan (KK) pascasarjana Farmasi ITB. Seminar ini bertujuan untuk membantu teman-teman mahasiswa pascasarjana yang berencana, sedang ataupun sudah mengerjakan penelitian/ research-nya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan praktis/ terapan serta motivasi berkaitan dengan penulisan hasil penelitian masing-masing peserta dan pemaparan serta gambaran lebih nyata mengenai kiat-kiat atau upaya dalam men-submit atau publikasi hasil tulisan penelitian ke jurnal nasional ataupun jurnal internasional.

Kegiatan seminar ini dilaksanakan dan dikoordinasi oleh para pengurus HMPF. Dimana, HMPF baru tahun ini (2016) diaktifkan kembali setelah beberapa tahun/ periode di non-aktifkan oleh pihak Sekolah Farmasi (SF) ITB. Dengan kata lain, pengurus-pengurusnya baru ditentukan periode ini dengan ketua Himpunan HMPF terpilih, yaitu: Purnawan P. Pengaktifan kembali organisasi ini diharapkan dapat menyelenggarakan program-program kerja yang sinergis ataupun menunjang terhadap mahasiswa pascasarjana Farmasi ITB dan dapat bermanfaat/ berkontribusi baik bagi pihak internal SF maupun terhadap masyarakat secara umum/ secara ilmiah.

Ah, tapi saya kagum dengan teman-teman pengurus HMPF dalam kepanitiaan acara seminar ini. Persiapan acara seminar, yang dimulai dari pengambilan keputusan atas hasil sebelumnya, inisiasi pemilihan rencana kegiatan yang sudah mempertimbangkan hasil musyawarah rapat/ diskusi terbuka dengan perwakilan seluruh kelompok keilmuan (KK) pascasarjana Farmasi ITB (Biologi Bahan Alam; Farmasi Klinik – Farmakologi dan Toksikologi Klinik; Farmasetika – Bioteknologi; Farmakokimia; Farmasi Industri dan Keolahragaan), hingga acaranya terlaksana pada hari H berlangsung kurang lebih 1 bulan 1 minggu, waktunya relatif cukup singkat (inisiasi rencana acara → pertengahan bulan April 2016; acara terlaksana → 21 Mei 2016).

Tapi, untungnya teman-teman di kepanitiaan menurut saya luar biasa kerjasamanya (termasuk via online berupa komunikasi chatting/ grup whatsapp), masing-masing berusaha untuk inisiatif dan inovatif dalam hal mengambil keputusan untuk job desk-nya masing-masing, secara mereka memang insya Allah pinter-pinter pada dasarnya hhe.. (mudah-mudahan nular ke saya  :D). Seluruh teman kepanitiaan rela membagi waktu untuk membantu kelancaran acara ini sesuai job description masing-masing divisi/ sie.-nya, meskipun dalam suasana akan menghadapi/ sedang ujian akhir semester (UAS), perkuliahannya yang intens ataupun sedang melakukan penelitian (sebagian panitia semester atas). Mudah-mudahan tidak mengganggu dan dapat tetap memprioritaskan ujian dan perkuliahannya teman-teman panitia selama kepanitiaan acara seminar ini dilaksanakan.

Acara seminar ini dilaksanakan dengan target peserta 80 mahasiswa pascasarjana Farmasi, acara berlangsung dari pukul 08.00-12.00 (bahkan sampai pukul 12.30 pada hari H), bertempat di gedung Achmad Bakrie, ruang Edukatorium Lt. 4, Labtek VII Sekolah Farmasi ITB.

Sesi I : How to Write a Scientific Paper (Prof. Dr. Satria Bijaksana)

Sesi II : How to Publish the Paper into International Pharmaceutical Journals (Dr. Heni Rachmawati, M.Si., Apt.)

Oh iya, setelah melewati kebersamaan kepanitiaan acara kemarin, jadi ingin mengutip quote ini, hhe.. :

“Hidup memang tidak bisa terlepas dari berbagai tekanan, namun semua kesulitan merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk bisa mengatasinya. Tekanan-tekanan itu sesungguhnya dapat dilihat sebagai stimulus atau dorongan yang membentuk watak, karakter dan sekaligus menentukan bagaimana seseorang bersikap terhadap sebuah kejadian.” (Agung Fatwa)

At least, thank you all for your sharing, teamworking, togetherness, and another positive things. Hopefully, this seminar have many benefits and blessings for the organizers and the participants :D.

IMG_3038

Gambar 2. Foto Dokumentasi (Sebagian) Peserta

IMG_3073

Gambar 3. Foto Dokumentasi Sebagian Panitia [Atas: Santi S., D. Putri P., Iwa I. H., Anggi G., Diki “kiddo”; Tengah: Cintya N. A., Putriana R., Susanti, Juniza S., Mutiara I., Widya D. A.; Bawah: Purnawan P., Tegar A.; Ikhwan Yuda K. (saya ikut sertakan juga meskipun berhalangan hadir karena bentrok dengan acara lain) dan Lina R. yang mudik keluar kota hha..]