bachtiarpdicki

This WordPress.com site is the bee's knees


Leave a comment

Drug Interaction (Interaksi Obat)

Oh, iya dibawah ini contoh mind map interaksi obat untuk beberapa obat hiperkolesterol, hipertrigliseridemia ataupun untuk mengurangi resiko serangan jantung, seperti: niacin, kolestiramin dan kolestipol. Oh iya, penggunaan mind map interaksi obat ini terinspirasi dari salah satu teman saya ketika presentasi, saya tahunya dulu pernah baca di buku ensiklopedi pendidikan atau apa gitu sekilas dari Tony Buzan mengenai mind map ini, sekarang sudah ada aplikasinya saja, keren ^^a. Makanya, saya coba buat saja dan di bawah ini hasilnya, meskipun ragu bakal diterusin bikin ginian hha, semoga membantu..

MindMap-Niacin

Sudah lama tidak posting, sesekali ingin posting berkaitan kefarmasian ah.. salah satu mengikat ilmu kan dengan menulis juga sekalian mungkin dapat sharing juga tuk teman-teman sekalian :D. Mungkin dasar-dasarnya tetapi merupakan basic yang penting…

Interaksi obat, dapat berupa menguntungkan ataupun merugikan. Pihak farmasis dan para tenaga kesehatan umumnya harus mengenali interaksi obat keduanya, baik menguntungkan untuk menambah efikasi secara adisi, sinergis dan mengurangi efek samping obat yang lain. Kalau mempelajari interaksi obat yang merugikan, kita bisa mencegah kejadian kejadian efek samping secara sinergis ataupun antagonis dari kedua obat yang dikombinasi atau bahkan lebih. Sehingga pasien terhindar dari reaksi yang merugikan dan mendapatkan kualitas hidup (quality of life) dari efikasi obat yang tepat/ sesuai.. (tetap berdo’a ya, kesembuhan tidak bergantung dari obat-obatan ataupun senyawa atau makanan yang masuk ke dalam tubuh kita ataupun pengobatan lainnya, kesembuhan dapat terjadi sesuai izin Pencipta kita, Allah Swt. Amin.)

Interaksi obat, terdiri dari berbagai macam, yaitu:

1. Interaksi obat dengan obat

Contoh: Isoniazid/ INH (obat Tuberkulosis) dengan vitamin B6 (piridoksin) à vitamin B6 mengurangi efek samping dari INH (interaksi obat yang menguntungkan).

2. Interaksi obat dengan makanan (food)

Contoh: Tetrasiklin dengan susu (mengandung Ca2+), senyawa Zinc ataupun senyawa ion metallic divalent dan trivalent lainnya à terbentuk senyawa kompleks, sehingga absorpsi tetrasiklin berkurang.

3. Interaksi obat dengan hasil/ uji laboratorium

Contoh: Exenatide (obat antidiabetes gol. Agonis GLP-1) dengan captopril à menghasilkan sebuah tes keton urine positif palsu (false positive), bila menggunakan tes nitroprusside alkaline (basa) (Ketodiastix), yang dapat mempengaruhi pemantauan kontrol diabetes.

4. Interaksi obat dengan penyakit

5. Interaksi obat dengan lingkungan

Interaksi obat juga, umumnya yang dianalisa adalah interaksi farmakokinetika [berkaitan dengan interaksi di absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi (ADME)] serta interaksi farmakodinamika (berkaitan dengan perubahan respon farmakologis ataupun fisiologis tubuh akibat interaksi obat yang terjadi).

Itu saja sih dasar-dasarnya, lebih lengkapnya mungkin bisa mempelajari di buku berkaitan dengan Interaksi Obat: Stockley’s Drug Interaction, 9th ed.; Interaksi Obat (Harkness); dan buku-buku interaksi obat lainnya ataupun langsung ke website berkaitan dengan interaksi obat, seperti: reference.medscape.com/drug-interactionchecker, drugs.com, dan lain-lain. Semoga bermanfaat :D.

Wasalamu’alaikum wr.wb..